Bauhaus, adalah sebuah aliran (gaya) arsitektur yang didirikan oleh Walter Gropius pada tahun 1919. Pelopor International Style dan mengenalkan konsep “form follows function”, yaitu bentuk bangunan mengikuti fungsi yang ada pada bangunan tersebut. Bauhaus memiliki pengaruh besar terhadap arsitektur dunia.
Constructivism April 1, 2009
Constructivism adalah sebuah seni dan arsitektur gerakan yang berasal dari Rusia dari 1919 ke depan yang menolak gagasan “seni untuk seni demi” demi seni sebagai sebuah praktek diarahkan untuk tujuan sosial.. Constructivism sebagai kekuatan aktif berlangsung sampai sekitar 1934, yang banyak berpengaruh pada perkembangan seni dari Republik Weimar dan di tempat lain, sebelum digantikan oleh Sosialis Realism.. Motif yang ada di sporadis terulang sejak gerakan seni lainnya..
de Stijl April 1, 2009
de Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.
Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.
Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.
de Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.
Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.
Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.
Futurism April 1, 2009
Futurisme dari bahasa Perancis, futur atau bahasa Inggris, future yang keduanya berarti “masa depan” adalah:
1. aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi
2. pandangan yang lebih mementingkan masa depan.
Kata “isme” yang berarti paham atau suatu keyakinan. Berarti, futurisme adalah suatu paham dari beberapa orang atau sekelompok orang yang percaya atau yakin akan adanya masa mendatang yang lebih baik, dalam arti lebih modern, lebih konkrit, bahkan diyakini bahwa manusia akan mampu menguasai jagad raya dengan tehnologi yang dimilikinya nanti. Futurisme adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsure ekspresi dalam desain. Artinya, dalam futurisme huruf tidak hanya diperlakukan sebagai tanda bunyi tetapi juga sebagai lambang rupa untuk menyampaikan suatu makna. Hal ini disebabkan karena banyak penyair futurisme yang memanfaatkan tipografi sebagai bagian dari ungkapan perasaannya dalam berpuisi.
Sejarah Futurisme
Futurisme merupakan sebuah gerakan seni yang aslinya berasal dari Italia pada awal abad ke-20. Walaupun kemunculan Futurisme dapat terlihat pada tahun-tahun awal abad ke-20, sebuah esay pada tahun 1907 yang berjudul “Entwurf einer neuen Ästhetik der Tonkunst” (Sketch of a New Aesthetic of Music) oleh penggubah Italia, Ferrucio Busoni, disebut-sebut sebagai titik awal yang sebenarnya. Futuriame merupakan gerakan besar dari Italia dan Rusia, walaupun ia juga mempengaruhi negara-negara lain, contohnya Inggris.
Art Deco April 1, 2009
Art Deco adalah sebuah gerakan desain yang populer dari 1920 hingga 1939, yang mempengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fesyen, lukisan, seni grafis, dan film. Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern.
Art Nouveau April 1, 2009
Art Nouveau adalah sebuah gerakan dan gaya seni internasional , arsitektur, dan seni terapan, terutama seni dekoratif. Karakternya berupa bahan-bahan organik terutama flora. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam seni dan pembuatan barang-barang kebutuhan manusia.
Art Nouveau, 1890-1914, menjelajah gaya baru dalam seni visual dan arsitektur yang dikembangkan di Eropa dan Amerika Utara pada akhir abad kesembilanbelas. Pameran ini dibagi menjadi tiga bagian: pertama berfokus pada 1900 World’s Fair di Paris, dimana Art Nouveau didirikan sebagai dekoratif gaya baru pertama abad kedua puluh, yang meneliti kedua sumber yang dipengaruhi gaya dan yang ketiga melihat perkembangannya dan hasil yg di kota-kota besar di Eropa dan Amerika Utara.
Nama Art Nouveau diambil dari sebuah galeri di Paris L’Art Nouveau oleh Siegfried Bing (artis Jerman) pada tahun 1895.
Di Eropa aliran ini menggunakan beberapa nama:
- Di Jerman : Jugendstil (gaya muda) dari nama sebuah majalah
Die Jugend. Mempengaruhi terutama dalam bentuk seni grafik
- Di Austria : Vinna Secession. Mempengaruhi seni dan arsitektur
Austria-Hungaria
- Di Italia : Stile Liberty
- Di Spanyol : Modernista
- Di Inggris : Glassgow School
Art Nouveau merupakan sebuah pergerakan dari individu yang berbeda seperti Gustav Klimit, Charles Rennie Mackintosh, Alfons Mucha, Henry Van de Velde, Rene Lalique, Antoni Gaudi, dan Louis Comfort Tiffany. Masing-masing dari mereka menginterpretasikan gaya ini sesuai dengan cara mereka sendiri.
Art and Craft Movement April 1, 2009
Sebuah gerakan di mana terjadi pada saat revolusi industri,daya kerja manusia digantikan dengan daya kerja mesin. Gerakan ini berusaha menghidupkan kembali keterampilan tangan manusia dalam seni kriya (craft). Gerakan ini dipelopori oleh John Ruskin dan William Morris pada tahun 1888 di Inggris.
Ruskin mengkritik kondisi sosial buruh di Inggris yang sangat menyedihkan pada awal revolusi industri. Hal ini disebabkan karena daya kerja buruh sudah digantikan oleh mesin.
Kemudian ide ini diaplikasikan oleh murid Ruskin, yakni William Morris dalam menghasilkan produk logam, furniture, tekstile, barang cetakan dan sebagainya yang bergaya Gothic dan oriental (ketimuran).
Gaya oriental termasuk China dipopulerkan melalui adanya jalur sutra yang menghubungkan antara benua sehingga terjadilah pertukaran budaya melalui para pedagang saat itu.Ruskin dan Morris memiliki paham sosialis, adalah:
1. reformasi sosial
2. penolakan metode kerja pabrik, di mana buruh bekerja tanpa adanya
kesenangan dalam memproduksi sebuah barang.
3. menghasilkan barang yang indah dengan harga terjangkau.
Namun, paham kemudian dikritik oleh seorang ”mata-mata kebudayaan” dari Jerman, Herman Muthesius, yaitu walaupun berusaha menyediakan barang-barang indah untuk masyarakat banyak, namun ternyata barang yang dibuat menjadi mahal dan hanya dapat dijangkau oleh kalangan kaya di Inggris.
Sementara itu, sejak 1850an,Inggris mereformasi jalur pelatihan tradisionalnya menggabungkan cara kerja prekiya dengan akademi seni. Tujuannya Inggris ingin mempertahankan keunggulannya dalam bidang kriya (handicrafts).
Sejak saat itu, muncullah gildagilda di mana para artisan bekerja menggabungkan fungsi ekonomis dengan gaya hidup masyarakat tradisional setempat.Di Austria pengaruh dari gerakan Art and Craft ini menyebabkan berdirinya Winner Werkstatte, bengkel kriya yang didirikan pada tahun 1903 oleh Josef Hoffman, Koloman Moser dan Fritz Warndorfer.
Dengan adanya revolusi industri, bidang industri semakin berkembang. Berbagai jenis barang kebutuhan diproduksi dalam pabrik. Namun kualitasnya makin menurun dari hari ke hari. Sebagai reaksi dari keadaan tersebut, timbul suatu gerakan yang dinamakan ‘Art & Craft Movement’.
Gerakan seni dan kriya atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris sebagai art and craft movement adalah suatu gerakan pada akhir masa revolusi industri yang mementingkan komitmen kerja dan keindahan. Penganutnya menolak estetika yang dihasilkan oleh produksi secara massal, yang dianggap sebab utama hilangnya keindahan individual.
Pelopornya adalah John Ruskin (1819-1900) dan William Morris (1834-1896). Ruskin melihat adanya ‘suatu yang hilang’, para seniman tidak lagi menikmati ‘proses produksi’, akibat pelaksanaannya yang terstandarisasi, sehingga dapat menghambat kreativitas para seniman. Penggunaan mesin dalam setiap proses produksi menghasilkan produk yang terstandarisasi. Gerakan Art & Craft ini memusuhi mesin, sehingga tiap produk yang dihasilkan merupakan buatan tangan hasil kreativitas para seniman.
Secara garis besar, art and craft movement terbagi atas dua aliran besar, yaitu:
1. Rasionaliasi desain oleh kalangan modernis-formalis
2. Stilasi desain oleh kalangan stylish, yang kemudian melahirkan Art Nouveau
Contoh Karya
* Cover majalah studio 1888 – tidak dikenal
* Cover majalah “Craftsman” – Gustav Sticley
* Halaman buku “Morte’d Arthur” – Aubrey Breadsley
Contoh Seniman
* William Morris
* Owen Jones
* Gustav Sticley
* Aubrey Breadsley
* Arthur Mc. Murdo
* Adolf Loos
* Michael Tonet
resensi film “Yes, design can make you happy” March 6, 2009
Film dari Stefan Sagmaister ini menunjukkan bahwa desain dapat memberikan kebahagiaan. Sagmaister dapat membuka mata dengan membagikan apa yang dapat membuat ia bahagia dari desain sehingga dapat pula membuat orang lain bahagia sehingga kebahagiaan itu dapat menyebar. Bukan dengan memberitahukan hal-hal apa yang dapat memberikan kebahagiaan, tapi menunjukkan sesuatu kepada orang lain membiarkan mereka menyadari sendiri kebahagiaan di dalam desain tersebut. Film ini menunjukkan dimensi baru dari desain, bukan merupakan karya-karya yang spektakuler, tetapi hal-hal sederhana yang memukau para penontonnya. Ia juga menggunakan bahasa yang jujur dan sarat dengan humor yang menyenangkan. Film ini dapat membuat kita menikmati proses dari mendesain dan dapat menemukan kebahagiaan dari hasil akhir desain tersebut, karena pada kenyataanya desainer pada jaman sekarang tidak memiliki hal tersebut. Film ini sederhana namun sangat inspirasional.
Stevan Sagmeister February 26, 2009
Biografi
Sagmeister mempelajari desain di the University of Applied Arts Vienna .Dia kemudian mendapatkan beasiswa Fulbright untuk belajar di Pratt Institute di New York.
Ia memulai desain karir pada usia 15 di “Alphorn”, sebuah majalah Austria Pemuda, yang dinamai setelah Alpine alat musik tradisional.
Pada tahun 1991, dia pindah ke Hong Kong untuk bekerja di Leo Burnett Desain Group di Hong Kong.Pada tahun 1993, dia kembali ke New York untuk bekerja untuk perusahaan Tibor Kalman’s M & Co angiinn!
Stefan Sagmeister melanjutkan untuk membentuk New York berbasis Sagmeister Inc pada tahun 1993 dan telah merancang merek, gambar, dan kemasan untuk klien yang sangat berbeda- beda seperti Rolling Stones, HBO, yang Guggenheim Museum dan Time Warner. Sagmeister Inc telah mempekerjakan para desainer termasuk Martin Woodtli; dan Hjalti Karlsson dan Jan Wilker, yang kemudian membentuk Karlssonwilker.
Stefan Sagmeister yang lama berdiri yang berkolaborasi dengan musisi David Byrne dan Lou Reed. Dia adalah pengarang monografi desain “Made You Look” yang diterbitkan oleh Booth-Clibborn.
Pertunjukkan tunggal Sagmeister Inc telah diadakan di Zurich, Vienna, New York, Berlin, Jepang, Osaka, Prague, Koln, dan Seoul. Dia mengajar di departemen Sekolah Seni Visual di New York dan telah ditunjuk sebagai Ketua Frank Stanton di Cooper Union School of Art, New York.
He has received a Grammy Award in 2005 in category for art directing box set by Talking Heads . Dia telah menerima sebuah Grammy Award pada tahun 2005 untuk kategori Best Boxed or Special Limited Edition Package untuk pengarahan seni Once in a Lifetime yang telah ditetapkan oleh Talking Heads. Dia juga akan bekerja pada tahun 2008 untuk David Byrne dan Brian Eno di album Everything That Happens Will Happen Today.
Motto nya adalah “Desain memerlukan keberanian dari penciptanya dan masih membawa dunia ini bersemangat di eksekusi akhirnya.”
Menurut kami ia adalah seorang yang mempunyai kemampuan desain yang briliant. ia juga banyak mendesain packaging untuk group-group band ternama seperti Rolling Stone, Aerosmith, dan Pet Metheny serta ia juga telah 4 kali dinominasikan di Grammy Award.
Sag Meister ialah seorang desainer yang menikmati hidup.